Dejeefish Perkuat Sinergi di BPVP Bandung Barat dalam Penyerapan dan Mencetak Tenaga Kerja Perikanan Berkualitas

Bandung BaratDejeefish, pusat pelatihan dan pengembangan perikanan air tawar asal Sukabumi, telah lama menjadi anggota aktif Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri (FKLPI) di bawah naungan BPVP Bandung Barat yang merupakan unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Ketenagakerjaan. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang produktif dan berdaya saing di sektor perikanan.

Dalam kegiatan “Talent and Inovation Hub” yang diselenggarakan pada tanggal 25 April 2026 oleh BPVP Bandung Barat, Dejeefish secara langsung memaparkan potensi besar sektor perikanan sebagai bidang strategis dalam menyerap tenaga kerja. Dalam pemaparannya, Dejeefish menjelaskan bahwa sektor perikanan memiliki peluang luas untuk dikembangkan secara profesional.

Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menurunkan angka pengangguran, Dejeefish telah bekerja sama dengan BPVP Bandung Barat untuk menyelenggarakan pelatihan budidaya ikan yang berfokus pada peningkatan kompetensi teknis peserta, mulai dari manajemen kualitas air, sistem produksi, hingga strategi panen dan pemasaran. Program ini dirancang untuk mendorong peserta siap bekerja maupun mampu membuka usaha mandiri di bidang perikanan.

Selain itu, dalam forum tersebut Dejeefish juga mengusulkan pelatihan pengolahan (processing) fillet ikan nila sebagai respons terhadap kebutuhan pasar yang terus meningkat. Permintaan fillet nila saat ini semakin besar, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan melalui berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ketersediaan tenaga kerja terampil dalam proses fillet, penanganan higienis, dan standar mutu produk menjadi kebutuhan mendesak guna memastikan pasokan yang stabil dan berkualitas.

Kegiatan Talent and Inovation Hub ini turut dihadiri oleh berbagai perusahaan dari sektor perikanan, pertanian, pengolahan, peternakan, hingga pariwisata seperti jasa pemandu wisata (tour guide). Dalam sesi diskusi, para peserta membahas peluang kolaborasi konkret, mulai dari penyelarasan kurikulum pelatihan berbasis kebutuhan industri, program magang, hingga skema penempatan kerja.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Dejeefish menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak tenaga kerja perikanan yang kompeten, adaptif, dan siap kerja. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka pengangguran serta memperkuat peran sektor perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Ditulis oleh : Rif’at

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *